Saturday, July 2, 2011

Liputan Berita Nippon Hoso Kyokai (NHK)




Peran Pemerintah (Karantina Pertanian) dalam Program Swasembada Daging Nasional dengan Mendukung Program Breeding Farm PT. Kadila Lestari Jaya Medang Sari Pangkalan Bun 2011

Bertempat di desa Medang Sari  Pangkalan Bun, tepatnya di Lokasi Instalasi Karantina Hewan sapi bibit sekali pakai milik PT. Kadila Lestari Jaya, peliputan berita oleh NHK tentang Peran Pemerintah (Karantina Pertanian) dalam Program Swasembada Daging Nasional dengan Mendukung Program Breeding Farm Importasi Sapi Bibit dari Australia oleh PT. Kadila Lestari Jaya Medang Sari Pangkalan Bun.
Pada Tanggal 30 Juni Petugas Karantina melakukan kunjungan pengawasan rutin kedua sebagai bentuk dari Tindak Karantina Pengasingan, Pengamatan terhadap Importasi Sapi Bibit Australia di IKH sapi bibit sekali pakai PT. Kadila Lestari Jaya Pangkalan Bun. Di lokasi IKH sedang berlangsung liputan dari NHK mengenai pemeliharaan sapi tersebut dan di dampingi PT. Kadila  dan Medco mengenai perkembangan dan kondisi sapi secara umum serta tingkat keberhasilan pemeliharaan tersebut.
Reporter NHK juga meminta wawancara terhadap Petugas Karantina mengenai Importasi sapi Australia dan program penggemukan sapi sebagai upaya untuk mewujudkan swasembada daging nasional. Dokter Hewan Karantina penanggung jawab Instalasi Karantina Hewan tersebut menyatakan bahwa Karantina sangat mendukung sekali program importasi dan breeding farm di Pangkalan Bun, mengingat hal tersebut merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pembangunan daerah.
Adapun langkah-langkah yang diupayakan oleh Karantina antara lain Mengarahkan dan memberikan informasi mengenai prosedur perijinan importasi dan persyaratan teknis penjunjang, Melakukan penilaian dan saran mengenai persyaratan teknis dan administrasi perijinan importasi sapi bibit, Melakukan Tidak Karantina dengan observasi secara menyeluruh mengenai kondisi secara umum, nafsu makan minum, ketersedian pakan, pemberian obat dan vitamin untuk memastikan bahwa sapi bibit tersebut sehat dan layak untuk dibebaskan(pelihara).
Kemudian wawancara selesai dan Petugas Karantina kembali melakukan Tindak Karantina (pengamatan) terhadap sapi bibit tersebut meliputi kondisi kesehatan secara umum, ketersedian pakan dan minum, nafsu makan dan minum, perbaikan instalasi (gangway) yang rusak pada minggu pertama kedatangan.

No comments:

Post a Comment